Senin, 09 Januari 2012

Cara Melindungi Komputer Dari Virus


Posted Jan.10, 2012 under Virus
Mencegah dan Mengatasi Virus, Bukan Pekerjaan Mudah, demikian artikel yang beberapa waktu lalu saya tulis. Lalu bagaimana cara melindungi komputer dari virus? Tak ada antivirus yang sangat sempurna untuk melawan virus. Masing-masing ada lubang kelemahan. Saat ini jaringan internet dan jaringan komputer lainnya menjadi media sangat empuk untuk menyebarkan virus komputer secara sangat cepat. Setiap hari ada banyak virus baru yang muncul dan cukup ampuh untuk merusak dan melumpuhkan sistem operasi komputer Anda. Spesialis anti-virus bekerja tiada henti untuk membuat update namun pembuat virus juga tak mau kalah.
Virus bisa masuk ke komputer dengan cara yang berbeda-beda. Itulah mengapa tidak ada metode sederhana yang ampuh untuk melindungi sistem pada komputer. Namun demikian ada serangkaian tindakan yang dapat memberikan perlindungan dan dapat diandalkan menghindari infeksi virus. Berikut ini ada 9 yang saya berikan untuk melindungi PC dari serangan virus;
  1. Buatlah backup secara teratur. Harus diakui bahwa tidak ada cara perlindungan yang benar-benar aman. Itulah maka harus selalu membuat update backup data. Pembuat Virus secara teratur menemukan lubang dalam produk-produk komputer baru yang bisa digunakan untuk menginfeksi sistem komputer. Beberapa virus berbahaya dapat merusak file data atau bahkan menghapus seluruh file system. Buatlah backup file data secara teratur ke perangkat penyimpanan file yang terpisah misalnya CD/DVD. Untuk memudahkan prosedur ini Anda dapat menggunakan beberapa perangkat lunak backup otomatis.
  2. Rela berkorban investasi. Bersiaplah untuk menginstal ulang sistem anda jika ia mati karena virus. Itu artinya anda harus punya buku petunjuk install ulang jika malapetaka virus terjadi. Siapkan selalu CD installer yang dapat anda gunakan sewaktu-waktu. Dalam hal ini jika infeksi virus menyebabkan kegagalan sistem walaupun sudah scan antivirus terbaik, maka tak ada jalan lain bung, anda harus menginstal ulang PC anda.
  3. Lindungi koneksi jaringan anda dengan Firewall. Firewall adalah sebuah perangkat lunak yang memblok koneksi yang berpotensi berbahaya untuk mencegah virus dari jaringan menembus ke dalam sistem anda. Sistem Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7 mempunyai fasilitas ini. Jika anda memerlukan kendali lebih fleksibel dengan koneksi jaringan, Anda bisa mencari dan menginstal perangkat lunak firewall yang lebih canggih seperti Norton Personal Firewall atau Outpost Firewall. Jika Anda menggunakan software ini Anda memiliki kemampuan untuk mengizinkan atau memblokir koneksi tertentu dan untuk memonitor aktivitas jaringan.
  4. Gunakan perangkat lunak antivirus. Instal perangkat lunak antivirus yang akan melakukan scan sistem Anda mencari dan menghapus virus secara teratur. Ada banyak sekali antivirus entah yang berbayar pun yang gratis bisa anda gunakan.
  5. Update sistem operasi secara teratur. Windows pada semua kelas memiliki built-in layanan update otomatis. Secara teratur silakan kontak website Microsoft untuk menemukan pembaruan dan memberitahu Anda jika update siap untuk diinstal. Pembaruan penting karena hacker secara teratur menemukan lubang dalam sistem operasi dan ini yang sering digunakan oleh pencipta virus.
  6. Jangan sembarang install dan menjalankan perangkat lunak yang tidak anda kenal betul. Periksa program-program baru yang Anda akan instal dengan menggunakan anti-virus. Jangan download software dari website yang mencurigakan. Untuk men-download perangkat lunak usahakan selalu cari website pencipta perangkat lunak atau distributor resmi. Jangan sekali-kali membuka aplikasi yang diterima dari email orang tak dikenal.
  7. Membatasi akses ke komputer Anda. Melindungi login ke sistem operasi dengan password, agar orang tidak sembarang colok.
  8. Scan terlebih dahulu jika seseorang hendak memasukkan flash disk ke computer anda. Jangan biarkan sembarang orang coloklalu membuka flash disk atau disk eksternal ke komputer anda tanpa scan terlebih dahulu.
  9. Gunakan perlindungan spam. Virus sering didistribusikan melalui email spam. Aktifkan filter spam di kotak email Anda untuk memblokir email spam. Jika Anda memerlukan bantuan dengan penggunakan filter email, Anda dapat meminta penyedia layanan email Anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar